Translate

Thursday, August 11, 2016

[ 2016 | Review #89 ] : "THE GIRLS"

Books “GADIS-GADIS MISTERIUS”
by Emma Cline
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Maria Lubis
Editor : Barokah Ruziati
Desain sampul : Orkha Creative
Cetakan I : Agustus 2016 ; 360 hlm ; ISBN 978-602-03-2928-4
Harga Normal : Rp. 75.000,-

Satu lagi buku yang sempat menjadi ‘hype’ sekaligus mengundang ulasan bervariasi dari pembaca Goodreads, dan gara-gara mbak Astrid yang juga memasukkan buku ini dalam wishlistnya, terbitlah rasa ‘kepo’ untuk menelaah kisah ini lebih dekat, apalagi tema yang diangkat cukup mengundang tanda tanya di benakku : kisah remaja yang terlibat dalam aktifitas sekte (cult) pada era ’60-an. Nah, sejauh mana prediksi dan ekspektasi awal yang akhirnya kualami usai menuntaskan bacaan setebal 300 halaman ini dalam semalam ....

[ 2016 | Review #88 ] : "THE ETERNAL WONDER"

Books “PENCARIAN YANG HAKIKI”
by Pearl S. Buck
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Lanny Murtihardjana
Editor : Rini Nurul Badariah
Desain sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : Juli 2016 ; 382 hlm ; ISBN 978-602-03-3207-9
Harga Normal : Rp. 85.000,-

Ia terlahir sebagai Randolph Colfax – bocah yang nyaris sempurna dan menawan, hingga pertumbuhannya sedemikian pesat, jauh melampaui ekspektasi kedua orang tuanya. Pada usia 2 tahun ia sudah mampu berhitung. Dan pada usia 3 tahun ia sudah bisa membedakan dan mengenali mata uang, mengajukan aneka pertanyaan yang acapkali memberikan tantangan tersendiri bagi ayah maupun ibunya untuk memberikan jawaban. Dengan daya ingat yang menakjubkan, ia mampu mengingat dan mengulang segala sesuatu yang diketahui dan dipelajari hanya dalam satu kali percobaan. Apa yang terjadi ketika bocah berusia 3 tahun menjadi bosan dan meminta belajar membaca ? Rannie – demikian panggilan sayang kedua orang tuanya, melahap segala jenis bacaan yang tersedia di perpustakaan ayahnya, jauh melampaui usia bocah normal lainnya.

Monday, August 8, 2016

[ 2016 | Review #87 ] : "AFTER YOU"

Books “SETELAH MENGENALMU”
by Jojo Moyes
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Lulu Wijaya
Editor : Rosi L. Simamora
Desain sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : Agustus 2016 ; 608 hlm ; ISBN 978-602-03-3206-2
Harga Normal : Rp. 128.000,-

~ WARNING : SPOILER ALERT !! ( terutama bagi yang belum pernah membaca buku pertama )

Perkenalan pertamaku dengan karya Jojo Moyes melalui ‘Me Before You’ meninggalkan kesan yang lumayan, setidaknya lumayan menguras air mata, terutama dengan ending yang benar-benar membuatku berada dalam kondisi emosi yang ‘terkatung-katung’ – sedikit banyak berharap penulis memberikan penyelesaian yang lebih menyenangkan. But at all finally got past – entah apakah terdorong dari reaksi menjelang penayangan adaptasi film layar lebarnya, penulis meluncurkan ‘kelanjutan’ kisah ini, tentu saja mengangkat perjalanan sosok Louisa ‘ Lou’ Clark paska Will Traynor. Terbelah antara rasa ingin-tahu bercampur dengan kekhawatiran sebagaimana kebiasaan munculnya ‘sekuel’ yang entah karena dipaksakan demi memanfaatkan popularitas demi menangguk keuntungan lebih, dan biasanya tidak sebaik buku sebelumnya (atau benar-benar hancur bagi kalangan penggemarnya), yang jelas rasa penasaran-ku selalu menang ...

Sunday, July 31, 2016

[ 2016 | Review #86 ] : "MINX"

Books “GADIS TOMBOI”
by Julia Quinn
Copyright © 1996 by Julie Cotler
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Istiani Prajoko
Editor : Jantjé
Desain sampul : www.expertoha.com
Cetakan I : Desember 2010 ; 480 hlm ; ISBN 978-602-8723-53-4
Harga Normal : Rp. 50.000,-

~ WARNING : SPOILER ALERT !! ~

Masih ingat dengan sosok William Dunford dari dua kisah sebelumnya ? Setelah Alex Ridgely (akhirnya) menikah, maka posisi bujangan ternama dan paling sulit dipikat oleh kaum wanita di London, beralih pada sahabatnya, William yang tidak memiliki tanda-tanda atau keinginan mengikuti jejak pasangan Alex-Emma maupun Belle-John. Walau sangat menyayangi sahabat-sahabat lamanya (dan baru), William tidak berniat menghilangkan kesenangan hidup bersenang-senang sebagai bujangan. Bahkan ketika sahabatnya Belle melontarkan ‘taruhan’ bahwa William segera mengalami ‘penderitaan’ pengalaman jatuh-cinta, tiada yang pernah mempersiapkan dirinya saat hal itu ‘jatuh’ menimpa William.

[ 2016 | Review #85 ] : "DANCING AT MIDNIGHT"

Books “DANSA TENGAH MALAM”
by Julia Quinn
Copyright © 1995 by Julie Cotler
Penerbit Dastan Books
Alih Bahasa : Risty Nurraisa
Editor : Jantjé
Desain sampul : www.expertoha.com
Cetakan I : November 2010 ; 432 hlm ; ISBN 978-602-8723-44-2
Harga Normal : Rp. 50.000,-

~ WARNING : SPOILER ALERT !! ~

Usai petualangan seru antara Emma Dunster dan Alex Ridgely, yang melibatkan aksi penculikan dan penyelamatan Belle Blydon dari sekapan Viscount Benton yang licik dan ambisius, tak heran jika Belle memilih untuk ‘menyepi’ menikmati ketenangan di kediaman pasangan Ashbourne. Lady Arabella ‘Belle’ Blydon memiliki kecantikan alami yang mampu memikat kaum pria dari kalangan mana pun, namun uniknya ia sama sekali tidak terlalu menyadari daya pikat itu, dan cenderung menikmati dunianya sendiri, tenggelam dalam bacaan jika saja ia tidak dilibatkan dalam aneka petualangan yang biasa diprakarsai oleh Emma, sepupunya yang kini sudah menikah. Countess of Worth cukup mengkhawatirkan masa depan putrinya yang cenderung ‘kutu buku’ – namun ia juga tidak menyetujui ‘kenakalan-kenakalan’ yang muncul akibat ulah Emma (syukurlah, setidaknya kini ada sosok suami yang mampu meredam kenekatan Emma – demikian pemikiran Caroline Blydon).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...