Translate

Wednesday, September 11, 2013

Books "SLAMMED"

Books “CINTA TERLARANG”
Judul Asli : SLAMMED
[ book 1 of SLAMMED Series ]
Copyright © 2012 Collen Hoover
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Shandy Tan
Editor : Ambhita Dhyaningrum
Desain Sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I :  April 2013 ; 336 hlm ; GM 402 01 13 0065
Rate : 4 of 5

Sebelumnya diriku menyatakan ‘bersalah’ karena tidak mengikuti asas ‘praduga tak bersalah hingga terbukti’ ...terutama karena semena-mena memberikan label ‘bacaan romansa’ pada buku ini, dalam pengertian setara dengan kisah tipikal genre harlequin. Lalu mengapa akhirnya memutuskan membaca buku yang sudah diberi label ‘not-on-my-reading-list’ – nah, ini gara-gara salah satu teman yang kuketahui juga anti-tipikal-harlequin, memberikan bintang 4 untuk kisah ini, membuatku jadi penasaran berat ingin mengetahui seberapa jauh ‘kehebatan’ kisahnya hingga layak mendapat rating bintang 4 dari 5 ...



Maka kumulai membuka dan membaca halaman pertama, kedua, ketiga, dst-nya ... Astaga, buku ini memang tentang romansa dua insan manusia yang notabene masih terbilang ‘remaja’ tetapi penulis merangkai setiap bab dengan kutipan dari lagu-lagu karya band The Avett Brothers yang juga menjadi tema masing-masing kisah, terjalin sedemikian rupa melalui untaian kalimat dan puisi yang sangat indah. Sekali lagi, selain bukan penggemar kisah romansa mendayu-dayu, diriku sama tidak menyukai puisi, lebih dikarenakan puisi yang kukenal, terdiri dari untaian kata yang (seharusnya) indah tetapi tak dimengerti (terutama oleh diriku) apa artinya meski dibaca berulang-ulang.

Khusus dan perkecualian kisah ini, hampir semua puisinya sangat ‘menyentak’ tanpa tedeng aling-aling, blak-blakan tentang rangkaian curahan hati serta pikiran, dengan kosa kata yang unik (perpaduan antara keindahan, kevulgaran hingga sumpah-serapah serta makian) yang anehnya menyentuh hati hingga sepanjang kisah ini air mataku tanpa sadar menetes baim pada adegan sedih maupun adegan bahagia .... owww, that’s true !!! Entah bagaimana, dimana dan kapan dimulai, emosiku turut bergejolak bersama setiap karakter yang ada di dalamnya, dari awal hingga akhir, kisah ini berjalan dengan kecepatan stabil namun tak pernah bisa berhenti hingga kubalik the last page ...

Kisah ini tentang dua insang bernama Layken ‘Lake’ Cooper serta Will Cooper yang baru bertemu saat kepindahan keluarga Lake ke Ypsilanti, Michigan – kota kelahiran ibunya, dari tempat asal mereka sebuah lahan luas di Texas, setelah kematian ayah Lake akibat serangan jantung enam bulan sebelumnya. Lake (18 tahun), dan Kel (9 tahun) harus menyesuaikan kehidupan baru bersama ibunya Julia Cohen, yang mendapat tawaran pekerjaan dan kehidupan yang lebih menjanjikan di masa depan mereka di kota ini. Kehidupan baru seakan menjanjikan hal-hal terbaik dan membahagiakan bagi Lake, terutama karena adanya kehadiran Will, yang meski berusia 21 tahun namun tampak jauh lebih dewasa dan matang. Hingga ia menjalani hari pertama sebagai siswa SMA baru di kota tersebut, sebuah kejutan tak terduga menanti dirinya, sekaligus Will.

Sesuai dengan judulnya ‘Slammed’ – kisah ini berputar pada kegiatan ‘slams’ : pertunjukan puisi yang memadukan ekspresi jiwa dan pikiran serta gerakan tubuh. Bagaikan pertunjukan drama dan tarian, maka untaian puisi yang dilakukan secara bebas oleh para peserta, menarik sekaligus menggugah perasaan. And you better belive it, you will get ‘slammed’ too after ‘hearing’ several of this poems. Edisi terjemahan yang merubah judulnya menjadi ‘Cinta Terlarang’ sebenarnya juga mencerminkan inti kisah ini, sebuah kisah cinta terlarang antar dua insan yang boleh dikatakan telah ‘tertembak’ oleh panah cupid. Ibarat kisah Shakespeare’s Romeo & Juliet versi modern dengan perpaduan perubahan yang twisted, maka harus kuakui, kisah ini layak mendapat bintang 4 untuk keindahannya yang tak bisa diungkapkan lebih jauh ...kecuali Anda membaca sendiri kisahnya.

Satu hal yang harus mendapat sorotan serta acungan jempol, alih bahasa kisah ini mampu melakukan ‘transisi’ dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia tanpa menghilangkan keunikan, daya tarik serta keindahan rangkaian kata demi kata hingga menjadi kalimat yang ‘memukau’ – bahkan nuansa serta emosi yang dituangkan oleh penulis, mampu kurasakan dalam edisi terjemahan ini (bukan sesuatu yang mudah untuk melakukan adaptasi alih bahasa sekaligus memasukan unsur nuansa serta kesan dalam bidang penulisan). Jika edisi terjemahannya sudah cukup indah dan sangat berkesan, tak dapat kubayangkan bagaimana versi aslinya dalam bahasa Inggris. Kurasa harus diluangkan waktu untuk mencoba ‘membaca’ versi bahasa Inggris. But mean while, just for you, I highly recommended this book for now (^_^)

Note : Jika bisa dilakukan perbandingan dengan ‘Beautiful Disaster’ karya Jamie McGuire yang memiliki tema serupa (tentang Cinta Terlarang) maka khusus ‘Slammed’ akan kuberikan nilai lebih tinggi ... mengapa ? Karena dalam setiap sisi aspek emosi yang muncul : kesedihan-kemarahan-kebahagiaan-kebencian-ketakutan-keberanian, semuanya mengandung sesuatu yang sama : Keindahan yang Menyentuh Emosi serta Jiwa.

Tentang Penulis :
Collen Hoover adalah penulis bestseller versi New York Times untuk kedua novel perdananya : Slammed dan Point of Retreat. Kini ia tinggal di Texas bersama sang suami serta ketiga putranya. Untuk mengenal lebih jauh sang penulis, silahkan berkunjung di situs resmi-nya : www.collenhoover.com

Best Regards,

* Hobby Buku * 

7 comments :

  1. Haaa.. terjemahannya oke ya mbak? Jadi tertarik beli. Tapi sih berharapnya nanti Gramedia keluarin boxsetnya.. Secara kan triloginya udah terbit semua di luar.. Ga mau rugi. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa...terjemahannya bagus, bikin penasaran aslinya bagaimana, apalagi pas baca puisi yang pertama duh rasanya gimana (^_^) *komporin Nana*

      Delete
    2. Lanjut Point of Retreat dong.. Kkk... Hadoooh... Gramedia bakal bikin boxsetnya ga siih????

      Delete
    3. Iyaaa...ini sudah baca, nulis reviewnya benatr *tunggu -ide-lewat* :D

      Delete
    4. Aku akhirnya beli e-booknya di Gramediana. Baru dapet voucher Rp. 10.000 soalnya. Lumayan harganya jadi Rp. 29.000. Hihiii

      Delete
  2. aku juga suka, berharap lanjutannya cepet terbit :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah terbit mbak sulis, ini baru aq baca :D

      Delete

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar (no spam please), harap sabar jika tidak langsung muncul karena kolom ini menggunakan moderasi admin.
Thanks for visiting, your comment really appreciated \(^0^)/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...