Translate

Showing posts with label Queen of Babble Series. Show all posts
Showing posts with label Queen of Babble Series. Show all posts

Saturday, January 9, 2016

[ 2016 | Review #03 ] : "QUEEN OF BABBLE GETS HITCHED"

Books “RATU NGOCEH NAIK PELAMINAN"
Judul Asli : QUEEN OF BABBLE GETS HITCHED
[ book 3 of QUEEN OF BABBLE Series ]
Copyright © 2008 by Meg Cabot, LLC
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Lucia Aryani
Editor : Bayu Anangga
Desain sampul : eMTe
Cetakan I : Oktober 2015 ; 384 hlm ; ISBN 978-602-03-2233-9
Harga Normal : Rp. 79.000,-
Rate : 3.5 of 5

Setelah menunggu selama 4 tahun (serius ini – lama banget) akhirnya ‘nongol’ juga buku ke-3 kisah kasih dan petualangan jungkir-balik Lizzie alias si Ratu Ngoceh. Dan ... diriku serius ‘lupa’ detil-detil kisah sebelumnya (baca ulang, errrr ... rasanya tidak ada minat deh), tapi ada satu hal yang kuingat jelas, ending buku kedua benar-benar bikin gregetan karena situasinya lumayan ‘weird’ dan membuatku bertanya-tanya, hendak dibawa kemana nih nasib Lizzie oleh penulis. So, after (so) long paused, kira-kira begitu deh jika diibaratkan sedang asyik-asyik menonton adegan seru, awal kisah ini dibuka dengan membuka ‘pintu’ adegan di mana pembaca (terutama diriku) dibuat bertanya-tanya apa yanga akan terjadi kemudian ...

Monday, August 18, 2014

Books "QUEEN OF BABBLE IN THE BIG CITY"

Books “RATU NGOCEH DI NEW YORK CITY”
Judul Asli : QUEEN OF BABBLE IN THE BIG CITY
[ book 2 of QUEEN BABBLE Series ]
Copyright © 2007 by Meg Cabot, LLC
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Editor : Widi Lugina
Desain & Ilustrasi Sampul : eMTe
Cetakan I : Mei 2011 ; 440 hlm ; ISBN 978-979-22-7006-8
Rate : 3.5 of 5

Masih ingat dengan Lizzie Nichols – sang Ratu Ngoceh ? Berkat petualangan sebelumnya di Paris, kini ia memilih kekasih baru yang super-duper keren. Yupp ... Lizzie resmi berpacaran dengan Jean-Luc de Villiers aka Luke – pewaris gelar bangsawan, pemilik kastil dan kekayaan yang berlimpah, dan bercita-cita menjadi dokter – WOW \(_)/ Dari kota kecil, kini Lizzie tinggal di New York City, mengejar cita-cita untuk menjadi desainer khusus merombak gaun pengantin vintage. Rencana awal untuk menyewa apartemen bersama Shari – sahabat karibnya, berubah ketika Luke ‘menawarkan’ apartemen super mewah di kawasan Manhattan, agar Lizzie bersedia ‘tinggal-bersama’ dirinya. Hati Lizzie melonjak-lonjak nyaris keluar dari mulutnya. Ini berarti Luke benar-benar serius menjalin hubungan dengannya. Dan Lizzie pun mulai membayangkan sebuah pertunangan dan pernikahan yang bahagia, serta gaun pengantin yang sangat istimewa dirancang oleh dirinya sendiri. Tetapi tentu saja ia harus berbicara dengan Shari – terutama menyangkut rencana sewa kamar mereka berdua ...

Books "QUEEN OF BABBLE"

Books “RATU NGOCEH”
Judul Asli : QUEEN OF BABBLE
[ book 1 of QUEEN BABBLE Series ]
Copyright © 2006 by Meg Cabot, LLC
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Editor : Widi Lugina
Desain & Ilustrasi Sampul : eMTe
Cetakan I : September 2010 ; 456 hlm ; ISBN 978-979-22-6222-3
Rate : 3.5 of 5

Melihat buku yang mungil, semula kusangka hanya sekedar kisah romansa ringan belaka, ternyata Meg Cabot yang lebih kukenal lewat kisah-kisah Teenlitnya, mampu menghadirkan kisah yang lebih dewasa, namun keriangan serta sentilan komedi satir disana-sini, mampu memberikan nuansa menyenangkan yang cukup menarik untuk dinikmati. Tokoh Lizzie yang suka ‘mengoceh’ ini mengingatkan daku akan sahabat semasa SMP, sosok yang suka banget bicara ( tentang apa saja ) bahkan tak pernah bisa diam ( kecuali lagi tidur, bahkan saat makan pun sebisa mungkin membagi waktu antara tarik napas dan mengoceh, he..he..he ). Meski kadang sebal karena dirinya yang tidak bisa diam, namun membaca kisah ini membuatku merindukan ocehan-nya, karena seperti sosok Lizzie, dirinya bukan sekedar ‘narsis’ yang hanya suka ngoceh tentang dirinya, tapi ia memang suka berinteraksi dengan siapa saja yang ada disekelilingnya. Meski terkadang suka ‘bocor’ ( tanpa sengaja, karena kebiasaan ngocehnya bisa ngelantur kemana-mana ), namun ia senantiasa berusaha memperbaiki kesalahan ( jika terjadi ) dan tidak segan-segan langsung turun tangan membantu orang-orang yang membutuhkan. Untuk “My Queen Of Babble” … kupersembahkan kilasan kisah ini dan berharap dunia ini ada Lizzie-Lizzie lain yang mampu memberikan sedikit keceriaan da keramaian dalam suasana yang menjemukan …

Friday, March 9, 2012

Books : "QUEEN OF BABBLE"


Judul Asli : QUEEN OF BABBLE  
( book 1 of  "Queen of Babbles Series" )
Penulis : MEG CABOT
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah : Barokah Ruziati
Rate : 3 of 5

Review :
Melihat buku yang mungil, semula kusangka hanya sekedar kisah romansa ringan belaka, ternyata Meg Cabot yang lebih kukenal lewat kisah-kisah Teenlitnya, mampu menghadirkan kisah yang lebih dewasa, namun keriangan serta sentilan komedi satir disana-sini, mampu memberikan nuansa menyenangkan yang cukup menarik untuk dinikmati. Tokoh Lizzie yang suka ‘mengoceh’ ini mengingatkan daku akan sahabat semasa SMP, sosok yang suka banget bicara ( tentang apa saja ) bahkan tak pernah bisa diam ( kecuali lagi tidur, bahkan saat makan pun sebisa mungkin membagi waktu antara tarik napas dan mengoceh, he3x ). Meski kadang sebal karena dirinya yang tidak bisa diam, namun membaca kisah ini membuatku merindukan ocehan-nya, karena seperti sosok Lizzie, dirinya bukan sekedar ‘narsis’ yang hanya suka ngoceh tentang dirinya, tapi beliau memang suka berinteraksi dengan siapa saja yang ada disekelilingnya. 

Meski terkadang suka ‘bocor’ ( tanpa sengaja, karena kebiasaan ngocehnya bisa ngelantur kemana-mana ), namun ia senantiasa berusaha memperbaiki kesalahan ( jika terjadi ) dan tidak segan-segan langsung turun tangan membantu orang-orang yang membutuhkan. Untuk “My Queen Of Babble” … kupersembahkan kilasan kisah ini dan berharap dunia ini ada Lizzie-Lizzie lain yang mampu memberikan sedikit keceriaan & keramaiaan dalam suasana yang menjemukan …

Sinopsis :
Elizabeth “Lizzie” Nichols, sedang merayakan kelulusannya bersama keluarganya sambil bersiap-siap berangkat berlibur ke London, guna menemui pacarnya yang keren : Andrew. Meski ditentang oleh sahabatnya Shari yang mengajaknya bepergian ke Paris, Lizzie tetap bersikukuh berangkat ke Inggris seorang diri.

Namun liburan yang semula dibayangkan penuh dengan suasana romantic & adegan memukau, harus dihapus dengan kenyataan yang sangat-sangat bertolak belakang dari bayangan Lizzie. Pertama, ia ternyata ‘belum lulus’ ( meski sudah dirayakan ) dan harus menyelesaikan tesis sebagai syarat kelulusan. Kedua, Andrew tidak mengenal dirinya ( kegemaran maupun ketidak-sukaan Lizzie dicampur-adukan ), dan keluarga Andrew mengira dirinya cewek yang sangat Gendut ( yang memang dulunya, namun ia sudah diet hingga menjadi kurus 7 langsing ). Ketiga, Andrew ternyata tidak sekeren yang dibayangkan, ia tinggal di rumah orang tuanya ( bukannya apartemen pribadi ), ia tidak bekerja sebagai guru yang membaktikan dirinya menolong anak-anak ( bekerja sebagai pramusaji ) bahkan mencoba melakukan penipuan dengan mengajukan permohonan tunjangan bagi pengangguran !!!

Lizzie yang ‘shock’ dengan kenyataan itu, akhirnya memutuskan lari meninggalkan London & menyusul Shari & Chaz – cowoknya, di Paris, tepatnya ke Chateau Mirac – kastil di mana Luke, putra pemiliknya  adalah sahabat dekat Chaz. Lizzie yang nekat berangkat dengan kereta api, dalam keadaan kacau-balau, bertemu dengan cowok keren & simpatik bernama Jean-Luc de Villiers, yang bersedia membantu & mendengarkan ‘ocehan’ serta curahan hati Lizzie yang suka ‘kumat’ jika sedang dalam kondisi stress. Dan kebiasaan ‘mengoceh’ Lizzie membawanya pada semua rahasia hatinya yang dipendam selama beberapa hari, semuanya tercurah pada sosok asing yang ditemuinya di kereta api. Dan tanpa disadari, mereka berdua saling menikmati perjalanan enam jam dengan pertemanan meraka yang baru. Hingga saat kereta api berhenti di tujuan, di Prancis Selatan, maka Lizzie menghadapi bahwa masalah-masalah baru telah menunggunya … 

Tentang Penulis :
Meg Cabot ( nama aslinya Meggin Patricia Cabot ), lahir di Bloomington, Indiana, Amerika Serikat pada tanggal 1 Februari 1967. Ia merupakan penulis Amerika yang sangat produktif dalam menulis dan telah menghasilkan lebih dari 50 judul buku. Karyanya yang terkenal diantaranya seri The Princess Diaries, yang telah diangkat ke layar lebar oleh Walt Disneys Pictures dengan judul yang sama. Kemudian seri Mediator  tentang remaja yang memiliki kemampuan supranatural, serial detektif lewat Heather Wells Mystery, serangkaian chicklit, historical romance dan tentu saja seri Underworld yang merupakan adaptasi dari kisah Mitologi Yunani yaitu Persephone yang diculik oleh Hades – dewa penjaga gerbang kematian, dan dipaksa menemaninya tinggal di Underworld. Meg Cabot telah memperoleh banyak penghargaan atas karya-karyanya, hingga kini buku-bukunya terjual lebih dari 15 juta kopi, dan ia masih tetap giat menulis sampai kapan pun ...

[  more about Meg Cabot & her books, visit at Meg Cabot  ]
Best Regards,
* HOBBYBUKU *

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...