Books ”KEKASIH LADY
SOPHIA”
Judul Asli : LADY
SOPHIA’S LOVER
[ book 2 of BOW
STREET Series ]
Copyright © 1999 by Lisa Kleypas
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Elliyanti Jacob Saleh
Cover by Marcel A.W.
Cetakan I : September 2012 ; 432 hlm
Rate : 3,5 of 5
Kelanjutan kisah perjalanan para tokoh dibalik Bow Street
Runner kembali dengan tema yang berbeda namun tetap menjanjikan misteri serta
adegan-adegan yang mampu memacu denyut jantung (^_^). Jika di buku pertama
pembaca diajak untuk melihat perjalanan kisah Grant Morgan dan Vivien Rose
Duvall, kini giliran Sir Ross Cannon – Kepala Magistrat Bow Street yang
terkenal berkepala dingin dan memiliki dedikasi tinggi dalam pekerjaannya. Sir
Ross Cannon yang telah mengepalai Bow Street selama lebih dari 10 tahun,
merupakan pria yang sangat menarik namun tak memperdulikan pergaulan sosial
terutama berbagai tawaran dari kalangan wanita, sepeninggalan istrinya Eleanor
saat berusaha melahirkan calon bayi mereka. Tak pelak julukan sang Biarawan Bow
Street menjadikan sosok Ross Cannon senantiasa menjadi incaran kaum wanita,
yang tak pernah sama sekali dilirik atau terpikirkan dalam benak pria itu.
Hingga suatu hari muncul sosok wanita muda menarik yang
memiliki tekad kuat dalam mencapai keinginannya. Miss Sophia Sidney – bertekad
untuk mendapatkan pekerjaan sebagai asisten Sir Ross Cannon, bertolak-belakang
dengan pemahaman masyarakat umum bahwa pekerjaaan yang penuh bahaya itu tak
layak bagi seorang gadis muda yang menarik. Meski memiliki kecantikan dan kelembutan
yang memikat, Sophia juga sangat keras kepala, dan ia memiliki agenda pribadi
yang harus dipenuhi. Singkat cerita, pekerjaan tersebut ia dapatkan dan setiap
anggota Bow Street terpukau olehnya, termasuk Sir Ross Cannon, walaupun ia
berusaha keras untuk menghilangkan bayang-bayang wanita ini dari benaknya.
Sosok Ross Cannon yang selalu menghabiskan waktunya demi pekerjaan, kini
memiliki hal-hal lain yang melayang-layang dalam benaknya, mengusik hatinya dan
secara perlahan merubah karakter serta pribadi pria ini. Tanpa beliau ketahui,
hal ini memang direncanakan oleh Sophia Sidney yang hendak menghancurkan
kehidupan serta nama Sir Ross Cannon.